Suspensi Sepeda Motor Komponen Jenis dan Fungsinya

Suspensi Sepeda Motor Komponen Jenis dan Fungsinya – Suspensi merupakan rangkaian komponen yang menghubungkan roda dengan rangka kendaraan. Selain itu, suspensi memiliki fungsi yaitu sebagai penyerap getaran dari roda agar tidak mencapai rangka sepeda motor. Serta suspensi juga di gunakan untuk menopang sebuah beban kendaraan yang terjadi ketika kita berkendara. Karena faktor kenyamanan berkendara merupakan hal terpenting dari penggunaan komponen suspensi.

Untuk mencapai tujuan dan fungsi suspensi sepeda motor, suspensi menggunakan sebuah material yang elastis dan memiliki toleransi terhadap tekanan secara tiba-tiba. Pada sistem suspensi memiliki cara kerja di mana jika salah satu ujung mendapatkan gaya atau tekanan secara tiba-tiba, maka ujung yang lainnya tidak boleh banyak terpengaruh atau harus tetap stabil.

Hal ini lah yang membuat material dari suspensi sepeda motor harus mempunyai nilai kekuatan yang baik dan tahan terhadap deformasi. Hal ini menjadi penting mengingat suspensi nantinya akan mendapat gaya tekanan secara berulang-ulang atau terus-menerus terutama apabila melewati jalanan yang tidak rata. Oleh karena itu, material yang di gunakan untuk membuat suspensi umumnya terbuat dari bahan baja elastis. Material baja elastis sendiri umumnya di buat khusus dengan bahan material campuran beberapa logam lainnya.

Suspensi sepeda motor pada dunia otomotif biasanya di kenal dengan berbagai nama ataupun istilah. Pada bagian depan kendaraan sepeda motor sering di sebut dengan fork depan atau garpu depan. Sedangkan pada suspensi sepeda motor bagian belakang biasanya di kenal dengan istilah shock absorber.

Baca Juga :  Ducati Hypermotard 698 Mono Terbaru 2024

Jenis Komponen Suspensi Sepeda Motor

Suspensi sepeda motor merupakan komponen penting yang berfungsi untuk meredam getaran dan guncangan saat berkendara. Getaran dan guncangan ini dapat berasal dari permukaan jalan yang tidak rata, pengereman, dan manuver. Suspensi yang baik akan membuat pengendara merasa nyaman dan aman saat berkendara.

Selain itu, suspensi sepeda motor terbagi menjadi dua jenis, yaitu suspensi depan dan suspensi belakang. Berikut adalah jenis-jenis komponen suspensi sepeda motor dan fungsinya:

Baca juga: Dasar-dasar Perbaikan Otomotif

Suspensi Depan

Suspensi depan merupakan bagian penting dari sistem suspensi pada kendaraan, khususnya sepeda motor. Fungsinya adalah untuk meredam getaran dan kejutan yang terjadi pada roda depan akibat permukaan jalan yang tidak rata. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, kestabilan, dan pengendalian.

Suspensi depan sepeda motor, umumnya terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

  • Silinder Garpu: Silinder garpu merupakan bagian utama dari suspensi depan yang berfungsi untuk menampung oli dan komponen suspensi lainnya.
  • Seal Oli: Seal oli berfungsi untuk mencegah kebocoran oli dari dalam silinder garpu.
  • Cincin Stopper: Cincin stopper berfungsi untuk membatasi pergerakan suspensi depan.
  • Peredam (Damper): Peredam berfungsi untuk meredam getaran dan guncangan yang terjadi pada suspensi depan.
  • Pegas (Spring): Pegas berfungsi untuk menyimpan energi kinetik dari getaran dan guncangan, dan kemudian melepaskannya secara perlahan.
  • Tabung Atas (Upper Tube): Tabung atas merupakan bagian dari silinder garpu yang menghubungkan suspensi depan dengan rangka sepeda motor.
  • Tabung Bawah (Lower Tube): Tabung bawah merupakan bagian dari silinder garpu yang menghubungkan suspensi depan dengan roda depan.
  • As Shock (Shock Shaft): As shock merupakan batang logam yang menghubungkan damper dengan roda depan.
  • Oli Suspensi: Oli suspensi berfungsi untuk melumasi komponen suspensi depan dan membantu meredam getaran dan guncangan.
Baca Juga :  Hindarilah Penggunaan Pemilihan Oli Yang Salah

Baca juga: Jenis Perbaikan Pada Kendaraan Otomotif

Suspensi Belakang

Sedangkan pada suspensi belakang sepeda motor, yang biasa di sebut juga shock absorber, merupakan komponen penting yang memiliki fungsi utama untuk meredam getaran. Selain itu suspensi belakan juga berfungsi sebagai menjaga kestabilan, dan sebagai peningkatan performa pengereman.

Suspensi belakang sepeda motor, umumnya terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

  • Shockbreaker: Shockbreaker merupakan komponen utama dari suspensi belakang yang berfungsi untuk meredam getaran dan guncangan. Shockbreaker terdiri dari beberapa komponen, yaitu tabung, piston, batang piston, oli, dan gas.
  • Tabung (Tube): Tabung merupakan bagian utama dari shockbreaker yang menampung oli dan gas.
  • Piston: Piston berfungsi untuk memisahkan oli dan gas di dalam tabung.
  • Batang Piston (Piston Rod): Batang piston terhubung dengan roda belakang dan bergerak naik turun saat terjadi getaran dan guncangan.
  • Oli Suspensi: Oli suspensi berfungsi untuk melumasi komponen shockbreaker dan membantu meredam getaran dan guncangan.
  • Gas: Gas berfungsi untuk membantu mengembalikan shockbreaker ke posisinya semula setelah terjadi kompresi.
  • Swingarm: Swingarm merupakan lengan ayun yang menghubungkan shockbreaker dengan rangka sepeda motor.
  • Linkage: Linkage merupakan sistem tuas yang menghubungkan shockbreaker dengan swingarm.
Baca Juga :  Dasar-dasar Perbaikan Otomotif

Jenis dan kualitas suspensi sepeda motor berbeda-beda tergantung pada jenis sepeda motornya. Sepeda motor sport umumnya menggunakan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang monoshock yang lebih canggih dan memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan suspensi pada sepeda motor bebek atau matic.

Perawatan suspensi sepeda motor yang rutin sangat penting untuk menjaga performanya agar tetap optimal. Perawatan yang dapat dilakukan antara lain adalah membersihkan suspensi, memeriksa kebocoran oli, dan mengganti oli suspensi secara berkala.