Perbaikan Sistem Pemasukan Dan Pembuangan Sepeda Motor 4 Tak

Perbaikan Sistem Pemasukan Dan Pembuangan merupakan salah satu jenis perawatan kendaraan yang penting untuk di lakukan secara berkala. Sistem pemasukan dan pembuangan memiliki peran penting dalam proses pembakaran mesin. Karena sistem pemasukan berfungsi untuk memasukkan udara dan bahan bakar ke dalam mesin. Sedangkan pada sistem pembuangan berfungsi untuk mengeluarkan gas buang dari mesin.

Komponen sistem pemasukan dan pembuangan yang terpasang di luar mesin sehingga proses perawatannya lebih mudah. Selain itu, komponen sistem pemasukan dan pembuangan yang terpasang di luar antaralain saringan udara, karburator, injektor, dan knalpot

Saringan udara, adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke mesin. Selain itu, saringan udara yang kotor dapat menyebabkan performa mesin menurun dan meningkatkan emisi gas buang. Komponen sistem pemasukan dan pembuangan selanjutnya adalah karburator atau injektor. Komponen ini berfungsi untuk mencampur udara dan bahan bakar. Karburator atau injektor yang kotor atau rusak dapat menyebabkan performa mesin menurun dan meningkatkan emisi gas buang.

Knalpot merupakan komponen sistem pembuangan yang berfungsi untuk mengeluarkan gas buang dari mesin. Knalpot yang bocor atau korosi dapat menyebabkan performa mesin menurun dan meningkatkan emisi gas buang. Komponen-komponen tersebut dapat di akses dan di rawat dengan mudah tanpa perlu membongkar mesin. Hal ini membuat proses perawatan sistem pemasukan dan pembuangan menjadi lebih mudah dan cepat.

Baca juga: Memperbaiki Gangguan Pada Sistem Pelumasan Sepeda Motor 2 Tak

Baca Juga :  Mengenal Blok Silinder Fungsi Serta Komponen Di Dalamnya

Sistem Pemasukan Dan Pembuangan Sepeda motor 4 Tak

Sistem pemasukan dan pembuangan pada sepeda motor 4 tak mengacu pada proses masuknya udara dan bahan bakar ke dalam ruang bakar (sistem pemasukan) serta proses pembuangan gas hasil pembakaran setelah siklus kerja selesai (sistem pembuangan). Berikut adalah penjelasan singkat tentang kedua sistem ini:

Sistem Pemasukan (Intake System):

    • Pengambilan Udara dan Bahan Bakar: Sistem pemasukan pada sepeda motor 4 tak melibatkan proses penyediaan udara bersih ke dalam ruang bakar dan injeksi bahan bakar. Udara di ambil melalui filter udara, dan bahan bakar di suntikkan atau di suplai melalui sistem injeksi bahan bakar.
    • Karburetor atau Sistem Injeksi: Bahan bakar dan udara di campur dalam karburator (pada sepeda motor lama) atau melalui sistem injeksi bahan bakar (pada sepeda motor modern). Campuran ini kemudian di salurkan ke dalam ruang bakar melalui katup hisap saat piston bergerak ke bawah.

Sistem Pembuangan (Exhaust System):

    • Pembuangan Gas Hasil Pembakaran: Setelah campuran bahan bakar dan udara terbakar di dalam ruang bakar, gas hasil pembakaran yang panas dan bertekanan tinggi di keluarkan melalui sistem pembuangan. Sistem ini terdiri dari knalpot dan pipa pembuangan.
    • Katup Pembuangan: Saat piston bergerak ke atas pada langkah pembuangan, katup pembuangan terbuka untuk memungkinkan keluarnya gas buang dari ruang bakar ke dalam sistem pembuangan.

Perbedaan utama antara sepeda motor 4 tak dan 2 tak terletak pada siklus kerja mesinnya. Sepeda motor 4 tak memiliki empat langkah siklus kerja, yaitu isap, kompresi, langkah pembakaran (daya), dan pembuangan. Setiap siklus ini memerlukan dua putaran poros engkol atau empat gerakan piston.

Baca Juga :  10 Komponen Penting Yang Ada Di Dalam CVT

Sistem pemasukan dan pembuangan pada sepeda motor 4 tak di rancang untuk mencapai efisiensi pembakaran yang lebih tinggi dan mengurangi emisi gas buang. Oleh karena itu, sepeda motor 4 tak umumnya lebih efisien dalam hal konsumsi bahan bakar dan lebih ramah lingkungan di bandingkan sepeda motor 2 tak.

Baca juga: Teknik Perbaikan Otomotif

Gangguan Sistem Pemasukan Dan Pembuangan Sepeda motor 4 Tak

Ganggua Pada Sistem Pemasukan (Intake System)

Gangguan pada sistem pemasukan (intake system) pada sepeda motor 4 tak dapat mengakibatkan berbagai masalah pada kinerja mesin. Beberapa masalah umum yang mungkin terjadi melibatkan komponen-komponen seperti karburator atau sistem injeksi, filter udara, dan seluruh sistem pemasukan. Berikut adalah beberapa masalah yang mungkin terjadi:

1. Masalah pada Karburator atau Sistem Injeksi:
    • Penyumbatan atau Tersumbat: Karburator atau injektor dapat mengalami penyumbatan akibat kotoran, debu, atau endapan bahan bakar yang tidak bersih. Hal ini dapat menghambat aliran bahan bakar ke ruang bakar.
    • Penyesuaian Campuran Bahan Bakar dan Udara yang Tidak Tepat: Gangguan pada pengaturan karburator atau sistem injeksi dapat menyebabkan campuran bahan bakar dan udara tidak sesuai, yang dapat memengaruhi kinerja mesin.
Baca Juga :  Teknologi Otomotif Konvensional
2. Masalah pada Filter Udara:
    • Tersumbat atau Kotor: Filter udara yang kotor atau tersumbat dapat mengurangi aliran udara ke dalam ruang bakar, mengurangi efisiensi pembakaran dan daya mesin.
3. Kebocoran pada Selang Bahan Bakar:
    • Selang Bahan Bakar Bocor: Kebocoran pada selang bahan bakar dapat menyebabkan penurunan tekanan bahan bakar, yang dapat memengaruhi aliran campuran bahan bakar dan udara.
4. Kerusakan pada Katup Isap atau Katup Hisap:
    • Katup Tidak Sempurna Menutup: Kerusakan pada katup isap atau katup hisap dapat menyebabkan kebocoran tekanan selama langkah kompresi, mengurangi efisiensi dan daya mesin.
5. Masalah pada Sensor Oksigen (pada sepeda motor dengan sistem injeksi):
    • Sensor Oksigen Rusak atau Kotor: Sensor oksigen yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan sistem injeksi memberikan campuran bahan bakar dan udara yang tidak tepat.
6. Kerusakan pada Intake Manifold atau Saluran Pemasukan:
    • Retak atau Bocor: Kerusakan pada intake manifold atau saluran pemasukan dapat menyebabkan kebocoran udara yang tidak terukur, memengaruhi campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar.

Baca juga: Dasar Pemeliharaan Otomotif

Untuk mengatasi gangguan pada sistem pemasukan, pemeriksaan rutin, perawatan preventif, dan penanganan masalah secara tepat waktu sangat penting. Jika ditemukan masalah yang signifikan, sebaiknya segera diperbaiki atau diganti komponennya oleh mekanik yang berpengalaman untuk memastikan kinerja optimal dan daya tahan sistem pemasukan sepeda motor 4 tak.