5 Cara Backup Data Serta Manfaatnya

5 Cara Backup Data Serta Manfaatnya – Backup data atau mencadangkan data merupakan salah satu tindakan yang penting untuk kita ketahui di tengah pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu, pengguna kiranya perlu untuk mengetahui cara backup data serta manfaatnya.

Cara backup data sangat di butuhkan pengguna, terutama ketika hendak mengamankan data di komputer atau perangkat lainnya. Supaya tidak terjadi kehilang atau mengalami kerusakan pada data kita. Kehilangan data bisa di bilang merupakan masalah yang bakal merepotkan pengguna.

Jika data itu bersifat penting, pengguna perlu untuk senantiasa membuat suatu salinannya di perangkat lainnya. Sehingga memiliki cadangan yang dapat di pulihkan sewaktu-waktu terjadinya kendala pada data utama.

Lantas, bagaimana cara backup data itu? Jika tertarik untuk mempelajari lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara untuk backup data.

Cara untuk backup data

Ada beberapa cara untuk backup data yang bisa di lakukan oleh pengguna. Misalnya, pengguna bisa memanfaatkan beberapa perangkat keras eksternal untuk menyalin dan membuat cadangan data pada komputer. Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan layanan Cloud untuk menyimpan data secara online. Adapun juga penjelasan dari masing-masing cara backup data yang bisa di lakukan pengguna adalah sebagai berikut dibawah ini:

1. Menggunakan Hard Disk eksternal

Cara untuk backup data yang pertama yaitu dengan menggunakan perangkat penyimpanan Hard Disk atau Hard Drive eksternal. Saat ini, terdapat dua jenis Hard Disk eksternal yang tersedia, yakni HDD (Hard Disk Drives) dan SSD (Solid State Drives).

Untuk mencadangkan data menggunakan Hard Disk eksternal, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan. Adapun cara backup data melalui Hard Disk eksternal adalah sebagai berikut:

Menggunakan software backup bawaan dari komputer

Sebagian besar komputer di lengkapi dengan software yang secara otomatis akan mencadangkan file ke perangkat penyimpanan eksternal. Dengan adanya software itu, saat Hard Disk eksternal terhubung pada komputer, proses backup data bakal berjalan secara otomatis.

Baca Juga :  Bahan Pembuat Fiberglass

Software backup bawaan ini salah satu contohnya adalah seperti aplikasi Time Machine yang terdapat di dalam komputer yang berbasis MacOS (Mac).

Penyetelan file secara manual

Untuk melakukan backup data, pengguna juga bisa menyalin file dari komputer atau perangkat lain ke Hard Disk eksternal secara manual. Selain itu, penyalinan data secara manual ini bisa lebih banyak memakan waktu.

2. Menggunakan Flash Disk

Cara untuk backup data yang kedua yaitu dengan menggunakan perangkat penyimpanan eksternal Flash Drive atau biasanya di kenal sebagai Flash Disk. Perangkat ini lebih kecil dan mudah untuk di bawa kemana-mana bila di banding Hard Disk eksternal.

Untuk melakukan backup data di Flash Disk, pengguna tinggal menghubungkannya ke bagian port USB yang tersedia di komputer. Setelah terhubung dan terbaca di komputer, pengguna bisa mulai menyalin data yang ingin di salin ke Flash Disk.

Baca juga: 5 Peran Teknologi Dalam Bisnis Yang Sangat Vital

3. Menggunakan layanan penyimpanan Cloud

Cara ketiga, pengguna bisa menggunakan layanan penyimpanan pada Cloud untuk melakukan backup data. Cloud merupakan salah satu layanan penyimpanan data secara online di server. Layanan ini tak membutuhkan suatu perangkat penyimpanan eksternal.

Pengguna bisa menyimpan berbagai jenis data pada layanan Cloud, seperti foto, dokumen, video, dan masih banyak lagi. Data yang di cadangkan pada Cloud bisa kita akses dengan mudah, kapan pun dan di mana pun. Dengan catatan harus memiliki atau terhubung pada koneksi internet.

Layanan penyimpanan pada Cloud biasanya akan menawarkan kepada pengguna mengenai ruang penyimpanan yang terbatas di server mereka secara gratis. Jika Anda ingin menambah ruang penyimpanan, pengguna bakal di minta untuk berlangganan pada layanan Cloud. Ada banyak jenis layanan Cloud yang menyediakan penyimpanan data secara online. Beberapa di antaranya seperti Google Drive, iCloud, Dropbox, Backblaze, iDrive, dan Microsoft OneDrive.

4. Menggunakan tipe layanan online backup service

Di kutip dari Upguard, pengguna bisa juga melakukan pencadangan data dengan menggunakan layanan online backup service. Layanan ini dapat mengenkripsi file, serta menjadwalkan pencadangan rutin, dan menyimpan file di lokasi yang aman.

Baca Juga :  Pengertian Kerja 5R Atau 5S

Baca juga: Cara Setting APN Smartfren Agar Bisa Mengakses Internet

5. Menggunakan Network Attached Storage

Cara untuk backup data yang terakhir adalah menggunakan Network Attached Storage (NAS). NAS merupakan server khusus yang menyediakan penyimpanan suatu data dan berbagi jenis data dalam jaringan komputer.

Pencadangan data ini biasanya di gunakan dalam suatu bisnis. NAS umumnya di rancang untuk selalu aktif dan terhubung dalam jaringan internet. Sehingga penggunanya dapat lebih mudah mengakses suatu data kapan saja dan dari mana saja.

Backup data dengan NAS memiliki beberapa keunggulan. Dengan menggunakan NAS, data yang akan di simpan pada server khusus, yang berarti tidak rentan terhadap risiko seperti yang ada pada komputer.

Misalnya, jika komputer Anda mengalami suatu gangguan atau terinfeksi malware, data akan tetap aman pada NAS. Selain itu, perangkat pada NAS juga di lengkapi dengan sejumlah fitur keamanan. Fitur keamanan yang ada pada NAS seperti perlindungan kata sandi dan enkripsi. Yang mampu membantu serta menjaga data tetap aman.

Itulah beberapa cara untu backup data yang perlu di ketahui. Dengan mengetahui cara-cara di atas, pengguna bisa lebih mudah untuk membuat cadangan data di perangkat penyimpanan lainnya. Serta mampu untuk di pulihkan sewaktu-waktu dan kapan saja.

Manfaat untuk backup data

Lantas, sebenarnya apakah manfaat dari backup data itu? Ada beberapa manfaat mengenai backup data yang penting untuk kita ketahui. Misalnya, dengan melakukan backup data, pengguna bisa mencegah timbulnya masalah kehilangan data pada komputer atau perangkat lainnya akibat berbagai faktor.

Untuk lebih lengkapnya, adapun beberapa manfaat backup data yang perlu kita ketahui adalah sebagai berikut.

1. Mencegah kehilangan data

Backup data mampu membantu mencegah terjadinya kehilangan data yang berharga akibat kegagalan perangkat keras, serangan virus, atau kesalahan yang terjadi pada pengguna. Dengan melakukan backup, kita data dapat dengan mudah melakukan pemulihan jika terjadi kejadian yang merugikan.

Baca Juga :  Rekomendasi Handphone iPhone Terbaru 2024
2. Memulihkan data dengan cepat

Proses melakukan backup memungkinkan pemulihan secara cepat setelah kehilangan suatu data. Dengan memiliki suatu salinan data, organisasi atau individu dapat mengurangi jeda waktu pemulihan yang cukup lama.

3. Melindungi dari serangan malware

Backup pada data menyediakan lapisan perlindungan tambahan dari serangan malware. Jika data terkena serangan dari malware, salinan data yang tidak terpengaruh dapat di gunakan kembali dengan kondisi yang normal.

4. Melindungi dari kerusakan perangkat keras

Dalam kasus dari kerusakan perangkat keras seperti hard drive atau server yang rusak, backup data bisa menjadi penyelamat kita. Data yang telah di cadangkan pada media lain dapat kita pulihkan kembali, sehingga pengguna tidak kehilangan informasi penting.

5. Memelihara konsistensi data terbaru

Backup data juga dapat membantu kita memelihara konsistensi data dengan menyimpan salinan yang terbaru dari informasi yang ada. Backup data dapat memastikan bahwa versi terbaru dari file atau dokumen dapat kita akses dan kita pulihkan sesuai kebutuhan.

6. Melindungi data dari kesalahan tindakan pengguna

Kesalahan tindakan pengguna dalam hal mengelola data seperti menghapus file secara tidak sengaja dapat di atasi dengan menggunakan backup. Data yang hilang dapat kita pulihkan dari salinan terakhir yang tersedia pada backup data.

7. Meningkatkan efisiensi operasional

Dengan memiliki suatu sistem backup yang baik, perusahaan dapat beroperasi lebih efisien karena tidak perlu menghabiskan waktu dan sumber daya untuk mencari data yang hilang. Backup data sendiri menyediakan akses cepat dan mudah terhadap data yang di butuhkan.

8. Mengurangi kerugian operasional

Backup data bermanfaat untuk mengurangi kerugian operasional pada organisasi atau perusahaan saat kehilangan data. Karena data yang hilang dapat di pulihkan kembali secara cepat dan efisien melalui data yang sudah di cadangkan.